Teknologi Apa yang Digunakan di Markas Besar Alibaba?

Baru-baru ini Jack Ma efektif mengundurkan diri dari Alibaba. Sebuah perusahaan berbasis internet dan teknologi yang dimulai dari apartemen, dimulai dari e dagang dan sekarang ini sudah berkembang ke banyak usaha lain. Teknologi apa yang digunakan di markas besar Alibaba?

Alibaba memang memulai usaha di bidang e dagang namun sekarang ini banyak sekali usaha lain yang juga tidak kalah sukses. Alipay, sebuah usaha dompet digital, komputasi awan, bahkan sampai ada Alibaba Movies.

Baca: Dari mana Alibaba memperoleh pendapatan?

Untuk bisa mendapat kesempatan berkunjung ke markas besar Alibaba tentunya akan sangat menyenangkan. Namun sayangnya saya belum beruntung memperoleh kesempatan itu. Tim CNBC beruntung memperoleh undangan untuk mengunjungi markas besar Alibaba.

Markas besar Alibaba terletak di kota Hangzhou, China. Kota yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2022. Itulah sebabnya Jack Ma mempromosikan kota ini di Asian Games 2018, Jakarta. Dari Shanghai, Hangzhou bisa dicapai dalam waktu satu jam menggunakan kereta.

Sekitar 22 ribu karyawan Alibaba berkantor di kota ini atau 22 persen dari sekitar 100 ribu karyawan Alibaba di seluruh dunia.

Sebagai perusahaan teknologi tentu saja markas besar Alibaba pasti juga menggunakan teknologi canggih yang dikembangkan olehnya, apa saja contohnya?

Akses dengan Facial Recognition

Pengalaman pribadi saat bekerja, teknologi paling canggih yang digunakan untuk akses masuk kantor adalah sidik jari dan kartu RFID. Alibaba menggunakan teknologi Facial Recognition (pengenalan wajah) yang lebih canggih.

Walaupun akses ini hanya salah satu pilihan, tetapi pengamatan tim CNBC menyimpulkan banyak sekali orang yang menggunakan opsi ini. Tanpa berhenti mereka keluar masuk kantor Alibaba.

Hal ini sejalan dengan pengembangan Alipay yang sedang mencoba teknologi facial recognition untuk melakukan otorisasi pembayaran.

Akses seperti ini sebenarnya bisa juga dikembangkan untuk pembayaran tol tanpa berhenti. Tentu saja bukan pengenalan wajah, namun mencatat plat nomor  kendaraan. Karena dengan kamera tilang elektronik, sudah bisa dibaca plat nomor kendaraan, tinggal dikaitkan dengan akun pembayaran yang ingin digunakan pemilik kendaraan.

Otomatisasi Kantin Karyawan

Kejujuran dibutuhkan ketika kita makan di warteg, karena kecil kemungkinan pemilik warung akan bisa mengingat apa saja yang kita pesan. Beda dengan warung padang yang bisa menghitung dengan melihat piring yang kosong. Walau akan sama dengan warteg ketika kita memesan dicampur langsung.

Tidak tertutup kemungkinan kita mengaku makan ati ampela padahal sesungguhnya ayam goreng, hehehe. Hati-hati sakit perut jika kita tidak jujur.

Di kantin markas besar Alibaba, tidak bisa tidak jujur. Kamera akan merekam apa yang kita ambil dan kasir otonom akan menjumlah total tagihan. Karyawan Alibaba bisa menggunakan kartu karyawan atau ponsel berfasilitas Alipay untuk membayarnya.

Teknologi ini menggunakan kecerdasan buatan dan sejalan dengan usaha Alibaba untuk menciptakan toko tanpa pelayan. Mirip dengan apa yang coba dilakukan Amazon.

Toko Ritel

Informasi tambahan tentang produk bisa didapatkan jika kita memindai (scan) barcode produk tersebut di toko ritel di markas besar Alibaba.

Tetapi menurut saya yang lebih menarik adalah kita bisa mencoba baju secara virtual. Alat di toko akan memindai tubuh kita dan setelah selesai kita akan bisa melihat tampilan baju yang diinginkan tanpa perlu mencobanya.

Sebuah teknologi yang jika bisa diterapkan ke ponsel akan bisa memudahkan kita dalam membeli baju di toko daring.

Flyzoo

Flyzoo adalah hotel masa depan yang dimiliki oleh Alibaba. Terletak di sebelah markas besar Alibaba. Sekarang ini sedang diuji coba mengirimkan sesuatu ke kamar menggunakan robot.

Check in otomatis dan akses masuk kamar menggunakan facial recognition.

Mobil Otonom

Mobil otonom juga salah satu teknologi yang sedang dikembangkan oleh Alibaba. Tim CNBC mengamati banyak mobil otonom berkeliaran mengantarkan barang belanjaan.

**

Terlihat bahwa semua teknologi ini berhubungan dengan apa yang sedang dikembangkan oleh Alibaba. Tidak tertutup kemungkinan dalam waktu dekat teknologi ini akan tersedia untuk umum.

Referensi: CNBC.com

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Ronald Wan

Share jika Bermanfaat
  • 2
  • 3
  •  
  •  
  •  
  • 1
  • 3
  •  
  •  

Author: Ronald Wan

@Pseudonym | Love To Read | Try To Write | Observant | email : [email protected]