ekonomi dunia mengalami sesuatu yang beda

Warren Buffett: Ekonomi Dunia Mengalami Sesuatu yang Beda

Sepertinya tidak perlu dijelaskan lagi siapa Warren Buffett. Sekarang ini Buffett mengamati dan mengambil kesimpulan bahwa ekonomi dunia mengalami sesuatu yang beda.

Jika seseorang atau entitas menitipkan uangnya ke bank. Maka biasanya bank memberikan bunga kepada orang atau entitas tersebut. Inilah yang dinamakan biaya dana di bank. Untuk memperoleh keuntungan maka bank akan memberi kredit kepada pihak lain dengan bunga yang lebih tinggi.

Ekonomi dunia sekarang ini mengalami hal yang beda. Karena pada beberapa negara seperti Jepang dan Jerman, bank sentralnya menetapkan bunga acuan negatif. Artinya bukannya mendapat bunga tetapi malah harus membayar biaya untuk memiliki surat utang negara tersebut.

Warren Buffett mengamati bahwa ada sekitar USD 11 triliun, utang pemerintah yang memberikan bunga negatif. Sesuatu yang beda dibandingkan dengan biasanya.

Buffett mengatakan “Saya pikir saya tidak pernah membaca tulisan ekonom yang membahas tentang bunga negatif dalam jangka waktu lama”. Selain itu walaupun suku bunga negatif diberlakukan negara-negara seperti Jepang dan Jerman tetap mengalami inflasi yang sangat rendah.

Secara teori jika suku bunga rendah maka ada risiko inflasi akan meningkat tinggi. Untuk itu sering kali bank sentral meningkatkan suku bunga acuan untuk dapat mengerem tingkat inflasi. Seperti yang dilakukan Turki dan Argentina.

Baca “Mengapa Lira Turki Ambruk?

Bahkan menurut Warren Buffett, ekonom sekelas John Maynard Keynes dan Paul Samuelson juga tidak pernah berbicara tentang ekonomi yang menerapkan suku bunga negatif.

Kedua hal itu, suku bunga negatif namun inflasi rendah. Adalah hal yang berbeda pada ekonomi dunia sekarang ini menurut Warren Buffett.

Warren Buffett mengatakan bahwa dirinya dan Charlie Munger (rekanan beliau), tidak pernah membuat keputusan investasi berdasarkan prediksi ekonomi. Salah satu prinsip yang dipegang oleh Buffett adalah krisis ekonomi merupakan kesempatan bagi investor jangka panjang.

Buffett percaya bahwa data ekonomi tidak memberikan pencerahan bagi dirinya, tentang bagaimana ekonomi akan bergerak di masa depan. Buffett mempelajari laporan keuangan, bahkan untuk beberapa bisnis dia mendapatkan laporan mingguan.

Ketika Warren Buffett melakukan investasi atau dengan kata lain membeli sebuah bisnis maka dia berencana untuk mempertahankan investasi itu dalam jangka panjang. Waktu bisa mengurangi risiko naik turunnya ekonomi.

Baca “10 Hal yang Membuat Warren Buffett Kaya Raya

“If we buy a business [we’re going to] hold it forever — so we’re going to have good years, bad years, in between years — maybe disastrous years,And we care a lot about the price. We do not care about the next 12 months.”


Warren Buffett

Sebuah prinsip Warren Buffett yang masih dijalankan sampai sekarang. Investasi di Coca Cola sudah dilakukan Buffett sejak tahun 1988 dan masih belum dijual sampai sekarang. Sebelumnya pada tahun 1987 ekonomi mengalami krisis, Buffett menjalankan prinsipnya “Membeli perusahaan hebat dengan harga diskon”.

Referensi : Yahoo Finance

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Ronald Wan

Share jika Bermanfaat
  • 3
  • 2
  •  
  •  
  •  
  • 1
  • 2
  •  
  •  

Author: Ronald Wan

@Pseudonym | Love To Read | Try To Write | Observant | email : [email protected]