Harga tak selalu menjamin kualitas

Ternyata Harga Tak Selalu Menjamin Kualitas

Ada sebuah perkataan “Ada Harga Ada Rupa”. Namun di jaman sekarang ternyata perkataan tersebut bisa dipatahkan. Karena ternyata harga tak selalu menjamin kualitas.

Lidl sebuah supermarket Jerman yang fokus kepada harga murah. Mengeluarkan sebuah merek whisky bernama The Queen Margot Blend Scotch Whisky seharga USD 17,95. Merek yang sebenarnya boleh dibilang house brand.

House brand dalam industri ritel adalah merek ritel tersebut. Di Indonesia, Giant mengembangkan merek Giant atau Alfamart juga mengembangkan merek Alfa. Barangnya bisa bermacam-macam mulai dari korek api sampai dengan sabun cuci tangan.

Tujuan pengembangan house brand adalah untuk meningkatkan keuntungan. Perusahaan ritel memesan kepada pabrik untuk membuatkan. Dengan jaringan ritel yang luas merek ini bisa dipasarkan tanpa perlu promosi dan iklan yang masif. Artinya biaya iklan dan promosi yang dihemat akan menjadi keuntungan perusahaan ritel. Sehingga mendapatkan keuntungan lebih dibandingkan dengan menjual merek milik perusahaan lain.

Whisky yang dijual Lidl ternyata secara kualitas tidak kalah dengan whisky yang lebih terkenal. Seperti Johnie Walker Black Label 12 tahun yang dijual seharga USD 35 untuk ukuran 750 ml.

The Queen Margot Blend Scotch Whisky terpilih sebagai “Best Blended Scotch Whisky” dalam kategori whisky usia 12 tahun. Gelar ini diperoleh dalam acara Best Whiskies Awards yang dinilai oleh 40 ahli minuman keras.

Harga Tak Selalu Menjamin Kualitas

Sebuah pelajaran yang bisa diambil dari sini adalah, tidak selalu barang mahal kualitasnya lebih baik dibanding barang yang lebih murah.

Kita sebagai konsumen memiliki pilihan, apakah mau konsumsi barang hanya yang bermerek? Atau ingin berhemat?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas. Di ritel modern selalu ada house brand atau merek internal. Barang-barang ini biasanya dijual lebih murah dibandingkan dengan barang yang sama dengan merek terkenal.

Sesekali mungkin bisa dicoba barang dengan merek internal ini. Jika kualitasnya sama atau bahkan lebih baik. Mengapa kita harus konsumsi barang bermerek? Jika bisa hemat, kenapa harus boros.

Membandingkan kualitas dan harga adalah suatu hal yang penting. Terutama dalam membeli barang-barang tahan lama seperti TV, kulkas, AC dan lainnya. Tidak selalu membeli barang murah akan berarti hemat. Bagaimana jika kualitasnya jelek? Sehingga cepat rusak.

Tetapi tidak selalu juga barang murah kualitasnya kalah dengan yang mahal. Sebagai konsumen, sebaiknya pintar-pintar mencari perbandingan harga dan kualitas yang terbaik.

Baca juga “Apakah Tak Perlu Lagi Belanja ke Supermarket

Referensi: Marketwatch.com

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Ronald Wan

Share jika Bermanfaat
  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
  •  
  •  

Author: Ronald Wan

@Pseudonym | Love To Read | Try To Write | Observant | email : [email protected]