Dollar AS

Sejarah Dollar AS Menjadi Mata Uang Dunia

Di Indonesia seringkali orang tua menasihati anaknya agar mengumpulkan dollar Amerika Serikat (AS) atau USD sebagai sarana untuk mempertahankan nilai. Dari nasihat ini saja sudah terlihat bahwa dollar AS diakui sebagai mata uang dunia.

Sejarah dollar AS sendiri dimulai sejak tahun 1913 dimana pertama kali The Fed atau “Federal Reserve Bank” didirikan. Tujuannya adalah untuk mengurangi ketidakpastian dan ketidakstabilan mata uang yang diterbitkan oleh bank pada zaman tersebut.

Mata uang yang boleh dibilang sebagai mata uang dunia masa tersebut adalah British Poundsterling walaupun pada kenyataannya nilai ekonomi AS sudah melebihi Inggris.

Di zaman itu pula mata uang negara maju masih dijamin dengan emas. Tetapi selepas perang dunia pertama banyak negara tidak lagi menjamin mata uangnya dengan emas agar bisa lebih banyak mencetak uang untuk membayar tentara mereka. Yang pada akhirnya menurunkan nilai mata uang negara-negara tersebut.

Tahun 1919 Inggris dengan terpaksa tidak lagi menjamin mata uangnya dengan emas. Suatu kejadian yang menyebabkan turunnya nilai simpanan pedagang internasional di bank. Sejak saat itu dollar AS sudah menggantikan Pounds sebagai mata uang dunia atau mata uang lindung nilai (reserve currency) secara de facto.

Perjanjian Bretton Woods

Tahun 1944 delegasi dari 44 negara sekutu bertemu di Bretton Woods, Amerika Serikat dalam rangka membicarakan cara untuk membuat sistem pertukaran mata uang atau boleh dibilang jual beli yang bisa menguntungkan semua negara.

Akhirnya semua negara sepakat bahwa mata uang dunia tidak dapat dijamin dengan emas. Namun akan disandingkan dengan dollar AS yang masih dijamin emas.

Tercapai kesepakatan bahwa bank sentral akan nilai tukar tetap masing-masing mata uang dibandingkan dengan dollar AS. Amerika Serikat menjamin bahwa dollar AS bisa ditukarkan dengan emas jika diminta.

Dollar AS menjadi mata uang dunia secara resmi dijamin dengan cadangan emas terbesar di dunia. Negara lain tidak lagi menggunakan emas sebagai jaminan mata uangnya namun mengakumulasi dollar AS sebagai pengganti.

Penggunaan dollar AS sebagai alat lindung nilai semakin besar sehingga walaupun Presiden Nixon pada tahun 1970-an tidak lagi menjamin dollar AS dengan emas. Peranan dollar AS sebagai alat lindung nilai dan mata uang dunia tidak berkurang sampai sekarang.

Baca “Mengapa Lira Turki Ambruk?”

Seberapa Besar Pengaruh Dollar AS di dunia?

  • Beberapa mata uang yang populer digunakan sebagai cadangan devisa adalah dollar AS, Yen Jepang dan Euro. Namun sekitar 64% cadangan devisa di dunia adalah dalam denominasi dollar AS.
  • Sekitar 65% dollar AS tunai digunakan di luar Amerika Serikat atau sekitar US$ 580 miliar. Sebagian besar digunakan atau dipegang oleh penduduk Rusia dan Amerika Latin.
  • Sekitar 85% perdagangan mata uang asing melibatkan dollar AS.
  • Pada tahun 2008 sekitar US$ 18 triliun disimpan oleh bank di luar Amerika Serikat
  • Kalau kita melihat perdagangan antar negara mungkin lebih dari 80% menggunakan dollar AS seperti minyak bumi.

Melihat fakta di atas mungkin saya tidak keliru jika menyimpulkan, bahwa sebenarnya ekspor terbesar Amerika Serikat adalah dollar.

Referensi: Investopedia.com  ; Thebalance.com

 

Salam

Hanya sekadar berbagi

Diarysaham.com

 

Bagikan Jika Bermanfaat
Posted in Ekonomi Terkini and tagged , , , .

@Pseudonym | Love To Read | Try To Write
Observant