IHSG

China Merayu Uni Eropa, IHSG 10 Juli 2018

China merupakan sumber impor terbesar Uni Eropa (UE) dan sasaran ekspor kedua terbesar. Rata-rata per hari Uni Eropa dan China memperdagangkan barang senilai US$ 1,18 miliar per hari.

Sekarang ini Amerika Serikat (AS), menyerang hampir semua negara di dunia dengan penerapan tarif. Untuk itu China berusaha untuk merayu UE untuk bersatu dalam menghadapi perang dagang dengan AS.

Perdana menteri China, Li Keqiang bertemu dengan pemimpin Eropa di Sofia, Bulgaria. Dalam kesempatan itu Li Keqiang berjanji akan membuka pasar China sebesar mungkin yang merupakan kesempatan bagi Uni Eropa untuk memperbesar pasarnya di China.

Jyrki Katainen, wakil presiden Komisi Eropa telah memberikan konfirmasi kepada CNBC bahwa China dan UE sedang berusaha untuk membuat sebuah perjanjian investasi.

Namun di sisi lain beberapa ekonom dan pimpinan perusahaan investasi meragukan bahwa perjanjian tersebut bisa menjadi perjanjian yang bernilai besar. Selain itu juga diragukan bahwa koalisi antara UE dan China bisa terbentuk untuk menghadapi AS.

Perlu diingat bahwa secara infrastruktur sekarang ini sudah ada jalur kereta yang menghubungkan EU dan China. Sehingga jika memang tejadi kesepakatan akan bisa memudahkan dalam perwujudannya.

CNBC.com

Perjanjian China dan Jerman

Diluar pertemuan di Sofia, Li Keqiang mengunjungi Jerman dan bertemu dengan Angela Merkel. Pertemuan ini menghasilkan perjanjian perdagangan senilai US$ 23,6 miliar.

Selain itu beberapa perusahaan Jerman seperti BASF, BMW, Volkswagen, Daimler, Siemens dan Bosch mengumumkan beberapa kesepakatan dan kerjasama dengan perusahaan China.

Mungkinkah ini awal dari perlawanan dunia kepada AS?

CNBC.com

IHSG 10 Juli 2018

IHSG naik sebesar 1,28% ke level 5881,76. Total transaksi sekitar 7,53 triliun Rupiah dengan volume sekitar 84,49 juta lot saham yang ditransaksikan.

Asing mencatatkan net buy di seluruh pasar sekitar Rp 133,63 miliar

Indeks Nikkei Jepang naik sebesar 0,66% ke posisi 22.196

Indeks Hang Seng Hong Kong turun sebesar 0,02% ke posisi 26.682

Rupiah melemah ke posisi Rp. 14.360 per US$

Saham Salah Harga

Ada beberapa saham yang menurut saya salah harga, dengan kriteria PBV dibawah satu dan PER di bawah sepuluh. Beberapa yang masuk ke dalam kategori

SRIL PBV 1,1 dan PER 3,3

Saham Potensial

Beberapa saham yang bisa diperhatikan untuk besok : SRIL, ERAA

 

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Bagikan Jika Bermanfaat
Share on Facebook
Facebook
6Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Pin on Pinterest
Pinterest
1
Posted in Pasar Saham Indonesia and tagged , , , .