perangdagang

China Tidak Akan Menjadi Penembak Pertama, IHSG 5 Juli 2018

China tidak akan menjadi penembak pertama, jika diibaratkan perang dagang adalah sebuah perang antar negara maka akan terjadi tembak menembak. Negara yang berperang akan menembakkan senjatanya. Baik senjata api ringan, peluru kendali bahkan nuklir jika diperlukan.

Dalam perang dagang dengan Amerika Serikat (AS), China tidak akan melakukan penerapan tarif sebelum AS melakukannya. Berarti Jumat 6 Juli 2018 waktu AS atau sekitar sore hari di Indonesia, China akan membalas semua tarif yang diterapkan untuk produk mereka.

Hal ini ditegaskan oleh Bea Cukai China yang mengatakan bahwa mereka akan menerapkan tarif bagi produk AS, segera setelah tarif AS atas produk China diberlakukan.

Dalam kesempatan yang berbeda Lu Kang juru bicara kementerian luar negeri China mengatakan bahwa “Kami tentu saja tidak mau perang dagang terjadi, namun jika kepentingan sebuah negara dilanggar maka negara tersebut berhak untuk mempertahankan diri”

Pembelian kedelai dari AS banyak yang sudah dibatalkan. Sementara petani China khawatir bahwa perang tarif akan meningkatkan biaya, menurunkan keuntungan dan meningkatkan harga jual daging babi.

World Trade Organization memperingatkan pada Rabu, perang tarif akan membahayakan pertumbuhan ekonomi dunia. Dan sekarang sudah mulai dirasakan dampaknya.

Sampai saat ini belum terlihat upaya negosiasi antara China dan AS.

Reuters

 

IHSG 5 Juli 2018

IHSG naik sebesar 0,09% ke level 5.739  Total transaksi sekitar 5,89 triliun Rupiah dengan volume sekitar 73,23 juta lot saham yang ditransaksikan.

Asing mencatatkan net sell di seluruh pasar sekitar Rp 137,03 miliar

Saham dengan peningkatan tertinggi (value):

  1.   DSSA naik sebesar Rp. 1.425 ke Rp 20.400
  2. UNTR naik sebesar Rp. 1.150 ke Rp. 33.250
  3. MAPA naik sebesar Rp 1.050 ke Rp. 3.150

Saham dengan peningkatan tertinggi (persentase):

  1. MAPA naik 50,00% ke Rp 3.150
  2. BTON naik 34,35% ke Rp. 262
  3. HDFA naik 34,18% ke Rp. 157

Saham dengan penurunan tertinggi (value)

  1. GGRM turun sebesar Rp 425. ke Rp. 69.025
  2. AALI turun sebesar Rp. 350 ke Rp. 10.650
  3. CSIS turun sebesar Rp. 325 ke Rp 1.160

Saham penurunan tertinggi (persentase):

  1. TRUS turun 25,00% ke Rp 168
  2. CSIS turun 21,88% ke Rp 1.160
  3. SQMI turun 16,66% ke Rp 230

Volume, Nilai dan Frekuensi Transaksi Tertinggi

MYRX mencatatkan volume transaksi tertinggi hari ini dengan volume 9,03 juta lot saham yang diperdagangkan. RIMO ada di posisi kedua dengan volume 7,27 juta lot saham diperdagangkan. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh TRAM dengan volume 2,92 juta lot saham diperdagangkan.

Nilai tertinggi perdagangan saham hari ini adalah TLKM yaitu sekitar Rp. 226,95 miliar nilai saham yang diperdagangkan. PGAS mencatatkan nilai kedua tertinggi yaitu sekitar Rp. 216,34 miliar dan IMAS menduduki posisi ketiga dengan nilai Rp. 213,96 miliar.

Frekuensi perdagangan tertinggi hari ini berurutan, IMAS (21.198 kali), SWAT (14.062 kali) dan PGAS (13.061 kali)

Rupiah menguat dan berakhir di posisi Rp. 14.380 dibandingkan dengan US$.

Indeks saham Nikkei Jepang turun sebesar 0,78% ke posisi 21.546

Indeks saham Hang Seng Hong Kong hari ini turun sebesar 0,21% ke posisi 28.182

Saham Salah Harga

Ada beberapa saham yang menurut saya salah harga, dengan kriteria PBV dibawah satu dan PER di bawah sepuluh. Beberapa yang masuk ke dalam kategori

SRIL PBV 1,0 dan PER 3,00

Saham Potensial

Beberapa saham yang bisa diperhatikan untuk besok : JSMR, CAMP

 

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Share jika Bermanfaat
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Author: Ronald Wan

@Pseudonym | Love To Read | Try To Write | Observant | email : [email protected]