Diarysaham.com

BI Meningkatkan Suku Bunga Acuan (Lagi), IHSG 29 Juni 2018

Suku Bunga Acuan BI

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk meningkatkan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate sebesar 50 bps menjadi 5,25%

Keputusan ini sudah diperkirakan oleh pasar, walaupun pasar memperkirakan peningkatan suku bunga acuan adalah sebesar 25 bps.

Peningkatan ini adalah yang ketiga kalinya di tahun 2018

Kompas.com

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal Pertama AS Tidak Sesuai dengan Perkiraan

Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal pertama diperkirakan tumbuh sebesar 2,2%. Namun kemarin kemarin departemen perdagangan AS merilis data terbaru yang mengatakan pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan sekitar 2,0 % pada kuartal pertama.

Turun dari 2,9% pada kuartal keempat 2017

Hal ini disebabkan oleh menurunnya konsumsi masyarakat. Di sisi lain penurunan pajak yang bernilai US$ 1,5 triliun yang berlaku pada Januari 2018 diperkirakan akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kuartal dua. Sehingga target pertumbuhan sebesar 3% mungkin masih bisa dicapai.

Ekonom memberi peringatan bahwa peningkatan tensi perang dagang dapat mendiskon pertumbuhan ekonomi AS.

CNBC.com

IHSG 29 Juni 2018

IHSG naik sebesar 2,32% ke level 5.799.  Total transaksi sekitar 9,34 triliun Rupiah dengan volume sekitar 21,47 juta lot saham yang ditransaksikan.

Asing mencatatkan net buy di seluruh pasar sekitar Rp 359,3 miliar

Saham dengan peningkatan tertinggi (value):

  1.   UNVR naik sebesar Rp. 1.550 ke Rp 46.100
  2. INKP naik sebesar Rp. 1.025 ke Rp. 18.600
  3. INTP naik sebesar Rp 775 ke Rp. 13.650

Saham dengan peningkatan tertinggi (persentase):

  1. DILD naik 25,00% ke Rp 370
  2. CSIS naik 24,63% ke Rp. 1.290
  3. IIKP naik 21.73% ke Rp. 280

Saham dengan penurunan tertinggi (value)

  1. DSSA turun sebesar Rp. 2.950 ke Rp. 20.050
  2. BRAM turun sebesar Rp. 1.250 ke Rp. 5.050
  3. INDR turun sebesar Rp. 1.075 ke Rp 6.450

Saham penurunan tertinggi (persentase):

  1. SKLT turun 25,00% ke Rp 900
  2. APII turun 24,5% ke Rp 151
  3. SWAT turun 21,76% ke Rp 442

Volume, Nilai dan Frekuensi Transaksi Tertinggi

MYRX mencatatkan volume transaksi tertinggi hari ini dengan volume 12,43 juta lot saham yang diperdagangkan. SWAT ada di posisi kedua dengan volume 6,21 juta lot saham diperdagangkan. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh RIMO dengan volume 3,33 juta lot saham diperdagangkan.

Nilai tertinggi perdagangan saham hari ini adalah BBRI yaitu sekitar Rp. 615,61 miliar nilai saham yang diperdagangkan. BBCA mencatatkan nilai kedua tertinggi yaitu sekitar Rp. 503,34 miliar dan ERAA menduduki posisi ketiga dengan nilai Rp. 317,88 miliar.

Frekuensi perdagangan tertinggi hari ini berurutan, SWAT (81.963 kali), BMTR (19.857 kali) dan ERAA (13.941 kali)

Rupiah melemah dan berakhir di posisi Rp. 14.325 dibandingkan dengan US$.

Indeks saham Nikkei Jepang naik sebesar 0,15% ke posisi 22.304

Indeks saham Hang Seng Hong Kong turun sebesar 1,61% ke posisi 28.955

Saham Salah Harga

Ada beberapa saham yang menurut saya salah harga, dengan kriteria PBV dibawah satu dan PER di bawah sepuluh. Beberapa yang masuk ke dalam kategori

DILD dengan PER 9,3 dan PBV 0,7

Saham Potensial

Beberapa saham yang bisa diperhatikan untuk besok : ULTJ, DILD

 

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Bagikan Jika Bermanfaat
Posted in Saham Indonesia and tagged , , .

@Pseudonym | Love To Read | Try To Write
Observant