IHSG

Neraca Perdagangan Mei 2018, IHSG 25 Juni 2018

Neraca Perdagangan Mei 2018

Nilai ekspor dan impor Indonesia mengalami peningkatan pada Mei 2018. Ekspor naik sebesar 10,8% dibandingkan dengan April 2018 dan naik sebesar 12,47% dibandingkan Mei 2017.

Sedangkan impor naik sebesar 9,17% dibandingkan dengan April 2018 dan naik sebesar 28,12% dibandingkan Mei 2018.

Sehingga Mei 2018 Indonesia mengalami defisit sebesar US$ 1,52 miliar.

Defisit migas sebesar US$ 1,24 miliar dan non migas sebesar US$ 0,28 miliar

Kompas.com

IHSG 25 Juni 2018

IHSG naik sebesar 0,64% ke level 5.859.  Total transaksi sekitar 7,45 triliun Rupiah dengan volume sekitar 91,37 juta lot saham yang ditransaksikan.

Asing mencatatkan net sell di seluruh pasar sekitar Rp 815,48 miliar

Saham dengan peningkatan tertinggi (value):

  1.   GGRM naik sebesar Rp. 5.225 ke Rp 71.750
  2. DSSA naik sebesar Rp. 5.025 ke Rp. 30.225
  3. UNVR naik sebesar Rp 800 ke Rp. 45.000

Saham dengan peningkatan tertinggi (persentase):

  1. SDMU naik 34,38% ke Rp 156
  2. GTBO naik 24,81% ke Rp. 342
  3. ALMI naik 24,48% ke Rp. 605

Saham dengan penurunan tertinggi (value)

  1. ITMG turun sebesar Rp. 800 ke Rp. 22.875
  2. INDR turun sebesar Rp. 400 ke Rp. 9.200
  3. TKIM turun sebesar Rp. 350 ke Rp 17.650

Saham penurunan tertinggi (persentase):

  1. AISA turun 25% ke Rp 276
  2. ATIC turun 24,79% ke Rp 910
  3. BUVA turun 22,50% ke Rp 372

Volume, Nilai dan Frekuensi Transaksi Tertinggi

MYRX mencatatkan volume transaksi tertinggi hari ini dengan volume 7,92 juta lot saham yang diperdagangkan. SWAT ada di posisi kedua dengan volume 3,08 juta lot saham diperdagangkan. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh BKSL dengan volume 3,06 juta lot saham diperdagangkan.

Nilai tertinggi perdagangan saham hari ini adalah BBRI yaitu sekitar Rp. 416,00 miliar nilai saham yang diperdagangkan. TLKM mencatatkan nilai kedua tertinggi yaitu sekitar Rp. 357,55 miliar dan BBCA menduduki posisi ketiga dengan nilai Rp. 276,36 miliar.

Frekuensi perdagangan tertinggi hari ini berurutan, SWAT (45.936 kali), BBRI (14.244 kali) dan AISA (12.284 kali)

Rupiah melemah dan berakhir di posisi Rp. 14.153 dibandingkan dengan US$.

Indeks saham Nikkei Jepang turun sebesar 0,79% ke posisi 22.338

Indeks saham Hang Seng Hong Kong turun sebesar 1,29% ke posisi 28.961

Saham Salah Harga

Ada beberapa saham yang menurut saya salah harga, dengan kriteria PBV dibawah satu dan PER di bawah sepuluh. Beberapa yang masuk ke dalam kategori

ELSA dengan PER 9,8 dan PBV 0,8

Saham Potensial

Beberapa saham yang bisa diperhatikan untuk besok : CTRA, BTON, BNLI

 

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Bagikan Jika Bermanfaat
Share on Facebook
Facebook
1Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Pin on Pinterest
Pinterest
0
Posted in Pasar Saham Indonesia and tagged , , , .