IHSG

Inflasi Mei 2018, IHSG 4 Juni 2018

Inflasi Mei 2018

Hari ini BPS mengumumkan bahwa inflasi bulan Mei 2018 adalah sebesar 0,21%. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (Mei 2017) yang mencapai 0,39% terjadi penurunan.

Kepala BPS Suhariyanto berharap bahwa ke depan inflasi akan tetap bisa terkendali. Sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.

Secara Year on Year (YOY), inflasi mencapai 3,23% yang masih masuk dalam target pemerintah.

Dari 82 kota yang di survei 65 mengalami inflasi dan 17 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Tual yaitu sebesar 1,88% dan terendah di Purwokerto dan Tangerang (0,01%)

Kompas.com

Nikkei Indonesia Purchasing Manager Index

Nikkei PMI Indonesia mengalami kenaikan di bulan Mei 2018. Menjadi 51,7 dibandingkan dengan bulan April yang hanya 51,6.

Kenaikan yang sangat tipis, namun posisi bulan Mei ini merupakan posisi tertinggi sejak Juni 2016. Suatu hal yang cukup menggembirakan.

Indeks di atas 50 mencerminkan bahwa sektor manufaktur berekspansi sedangkan di bawah 50 menunjukkan adanya kontraksi.

Kontan.co.id

IHSG 4 Juni 2018

IHSG naik sebesar 0,52% ke level 6.014.  Total transaksi sekitar 10,68 triliun Rupiah dengan volume sekitar 111,76 juta lot saham yang ditransaksikan.

Asing mencatatkan net sell di seluruh pasar sekitar Rp. 152,06 miliar

Saham dengan peningkatan tertinggi (value):

  1. TKIM naik sebesar Rp. 1.875 ke Rp 15.075
  2. BRAM naik sebesar Rp. 1.125 ke Rp. 6.825
  3. UNTR naik sebesar Rp 700 ke Rp. 35.750

Saham dengan peningkatan tertinggi (persentase):

  1. RODA naik 25,00% ke Rp 480
  2. JSPT naik 24,44% ke Rp. 1.120
  3. ALMI naik 23,86% ke Rp. 430

Saham dengan penurunan tertinggi (value)

  1. MEGA turun sebesar Rp. 650 ke Rp. 3.600
  2. INTP turun sebesar Rp. 425 ke Rp. 17.200
  3. INAF turun sebesar Rp. 420 ke Rp 3.390

Saham penurunan tertinggi (persentase):

  1. BNBR turun 25,00% ke Rp 282
  2. BBLD turun 22,79% ke Rp 525
  3. TBMS turun 15,56% ke Rp 1.085

Volume, Nilai dan Frekuensi Transaksi Tertinggi

MYRX mencatatkan volume transaksi tertinggi hari ini dengan volume 13,84 juta lot saham yang diperdagangkan. BTEK ada di posisi kedua dengan volume 6,87 juta lot saham diperdagangkan. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh RIMO dengan volume 6,81 juta lot saham diperdagangkan.

Nilai tertinggi perdagangan saham hari ini adalah BBRI yaitu sekitar Rp. 664.16 miliar nilai saham yang diperdagangkan. INKP mencatatkan nilai kedua tertinggi yaitu sekitar Rp. 593,85 miliar dan TLKM menduduki posisi ketiga dengan nilai Rp. 513,03 miliar.

Frekuensi perdagangan tertinggi hari ini berurutan, INKP (13.277 kali), EXCL (11.135 kali) dan ERAA (11.018 kali)

Rupiah menguat dan berakhir di posisi Rp. 13.865 dibandingkan dengan US$.

Indeks saham Nikkei Jepang naik sebesar 1,37% ke posisi 22.475

Indeks saham Hang Seng Hong Kong naik sebesar 1,66% ke posisi 30.997

Saham Salah Harga

Ada beberapa saham yang menurut saya salah harga, dengan kriteria PBV dibawah satu dan PER di bawah sepuluh. Beberapa yang masuk ke dalam kategori

PNLF dengan PER 4,6 dan PBV 0,4

Saham Potensial

Beberapa saham yang bisa diperhatikan untuk besok : IIKP, ERAA, IMAS

 

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Bagikan Jika Bermanfaat
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Pin on Pinterest
Pinterest
0
Posted in Pasar Saham Indonesia and tagged , , , .