warren buffett

Sekilas Tentang Aturan Nomor Satu Warren Buffett

Warren Buffett, sebenarnya tidak perlu dijelaskan lagi siapa dia. Salah satu orang terkaya di dunia. Terkenal dengan julukan “Oracle of Omaha”, Warren Buffett menjalankan sebuah perusahaan investasi Berkshire Hathaway. Perusahaan ini berinvestasi di sekitar 60 perusahaan termasuk Apple, Duracell dan Dairy Queen.

Aturan nomor satu Warren Buffett dalam berinvestasi adalah “Never Loose Money” dan aturan nomor dua “Never Forget Rule No. 1”.

Mengingatkan saya masa awal kuliah dimana pada masa ospek dikatakan bahwa senior tidak pernah salah. Jika salah lihat aturan nomor satu. Aturan yang kadang digunakan oleh boss yang otoriter.

Semua jenis investasi memiliki risiko. Ada yang berisiko rendah seperti deposito, menengah seperti reksadana dan tinggi seperti saham. Bahkan ada yang menurut saya bukan lagi investasi tetapi spekulasi seperti Bitcoin.

Baca “Bitcoin berkembang sebelum waktunya

Bukanlah sebuah hal yang mudah untuk bisa menerapkan aturan nomor satu dari Warren Buffett. Karena risiko dalam berinvestasi.

Menurut saya aturan ini sangatlah berhubungan erat dengan aturan “Know what you are doing” atau tahu apa yang Anda lakukan. Artinya jika kita mengetahui dan paham tentang investasi yang kita lakukan, risiko akan bisa diminimalisir.

Baca “Jangan hanya katanya

Selain itu Warren Buffett selalu berusaha untuk membeli sebuah perusahaan dengan harga yang rendah. Yang bisa diartikan, pada saat semua orang takut sedangkan secara fundamental sebuah perusahaan adalah perusahaan yang bagus dan memiliki prospek yang cerah baik jenis usaha dan bisnis.

Kesempatan untuk membeli. Sehingga kita bisa mendapatkan harga yang terbaik.

Mirip dengan yang dilakukan oleh Lo Kheng Hong.

Dalam menjalankan Berkshire Hathaway, Buffett melakukan apa yang disebut dengan “value investing”. Value investing tidaklah berpikiran jangka pendek, melainkan jangka panjang.

Semakin panjang waktu investasi maka risiko akan dapat dikurangi. Untuk dapat menjalankan ini maka sebaiknya menggunakan uang dingin dalam berinvestasi.

Baca “Istilah uang dingin dalam investasi

Kalau kita melihat indeks IHSG Januari 2007 adalah sebesar 1757, walaupun sempat mengalami penurunan yang tajam di tahun 2008 dan berakhir di 1332 di Januari 2008.

Serta pada tahun 2013 sempat turun cukup dalam. Tetap dalam jangka 10 tahun atau sampai dengan 2017 secara rata-rata per tahun indeks IHSG naik.

Ini yang bisa disebut, waktu akan mengurangi risiko. Nilai investasi yang turun selama kita belum menjualnya hanyalah rugi di atas kertas. Begitu juga dengan keuntungan.

Dalam investasi selalu ada naik dan turun. Dalam jangka waktu tertentu naik dan turun itu akan saling mengurangi. Jika kita memilih investasi yang tepat maka kemungkinan besar dalam jangka waktu panjang akan memberi keuntungan.

Referensi : Forbes.comInvestopedia.com

Sumber gambar cnbc.com

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Bagikan Jika Bermanfaat
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Pin on Pinterest
Pinterest
0
Posted in Ekonomi Terkini and tagged , , , , .