IHSG

Neraca Perdagangan April 2018, IHSG 15 Mei 2018

Neraca Perdagangan April 2018

Neraca perdagangan April 2018 tercatat defisit sebesar US$1,63 miliar. Defisit ini disumbang oleh defisit di sektor migas sebesar US$ 1,13 miliar dan non migas sebesar US$ 495 juta.

Meningkatnya impor ini disebabkan adanya peningkatan impor barang konsumsi menjelang lebaran sebesar 25,86%. Sedangkan peningkatan impor bahan baku sebesar 10,73% dan barang modal sebesar 6,59%

Kompas.com

Trump Melunak

Beberapa waktu yang lalu pemerintah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada ZTE akibat tidak patuh terhadap putusan embargo AS.

Namun beberapa hari yang lalu melalui Twitter, Trump mengatakan sudah memerintahkan pemerintah AS untuk mencabut sanksi terhadap ZTE tersebut.

Hal ini bukan makan siang gratis. China akan membatalkan beberapa peningkatan tarif untuk produk pertanian AS sebagai imbalannya.

Businessinsider.com

Ditjen Pajak Akan Beli Perangkat Lunak Baru

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perpres No. 40 tahun 2018 tentang pembaruan sistem administrasi perpajakan.

Pembaruan sistem atau perangkat lunak yang baru dalam rangka mewujudkan institusi yang kuat,kredibel dan akuntabel.

Sistem baru ini diharapkan dapat memperkuat analisa terhadap kepatuhan wajib pajak.

Selain itu dengan sistem yang baru, setiap pembukaan data wajib pajak akan bisa terlacak akun pembukanya.

Target penggunaan sistem yang baru perpajakan adalah kuartal II 2019 sampai dengan kuartal III 2020. Untuk itu Ditjen Pajak akan membeli sistem yang sudah jadi dan akan disesuaikan sesuai dengan kebutuhan Indonesia

Kontan.co.id

IHSG 15 Mei 2018

IHSG turun sebesar 1,83% ke level 5.838. Total transaksi sekitar 9,34 triliun Rupiah dengan volume sekitar 99,12 juta lot saham yang ditransaksikan.

Asing mencatatkan net sell di seluruh pasar sekitar Rp. 1,16 triliun

Saham dengan peningkatan tertinggi (value):

  1. TKIM naik sebesar Rp. 775 ke Rp 10.500
  2. INKP naik sebesar Rp. 675 ke Rp. 14.200
  3. ITMG naik sebesar Rp 425 ke Rp. 26.325

Saham dengan peningkatan tertinggi (persentase):

  1. PRIM naik 50% ke Rp 750
  2. MITI naik 34,92% ke Rp. 85
  3. FREN naik 25,75% ke Rp. 83

Saham dengan penurunan tertinggi (value)

  1. UNVR turun sebesar Rp. 1.875 ke Rp. 47.450
  2. GGRM turun sebesar Rp.1.275 ke Rp. 68.175
  3. UNTR turun sebesar Rp. 1.100 ke Rp 34.700

Saham penurunan tertinggi (persentase):

  1. WICO turun 16,41% ke Rp 560
  2. MYOH turun 10,67% ke Rp 795
  3. ACES turun 8,53% ke Rp 1.125

Volume, Nilai dan Frekuensi  Transaksi Tertinggi

TAXI mencatatkan volume transaksi tertinggi hari ini dengan volume 5,75 juta lot saham yang diperdagangkan. RIMO ada di posisi kedua dengan volume 5,29 juta lot saham diperdagangkan. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh TRAM dengan volume 4,1 juta lot saham diperdagangkan.

Nilai tertinggi perdagangan saham hari ini adalah TLKM yaitu sekitar Rp. 785,23 miliar nilai saham yang diperdagangkan. BBCA mencatatkan nilai kedua tertinggi yaitu sekitar Rp. 581,03 miliar dan INKP menduduki posisi ketiga dengan nilai Rp. 569 miliar.

Frekuensi perdagangan tertinggi hari ini berurutan, TLKM (19.761 kali), TAXI (18.282 kali) dan INKP (11.230 kali)

Rupiah melemah dan berakhir di posisi Rp. 14.032 dibandingkan dengan US$.

Indeks saham Nikkei Jepang turun sebesar 0,21% ke posisi 22.818

Indeks saham Hang Seng Hong Kong turun sebesar 1,23% ke posisi 31.152

Saham Salah Harga

Ada beberapa saham yang menurut saya salah harga, dengan kriteria PBV dibawah satu dan PER di bawah sepuluh. Beberapa yang masuk ke dalam kategori

BIPI dengan PER 4,6 dan PBV 0,6

Saham Potensial

Beberapa saham yang bisa diperhatikan untuk besok : ERAA, LEAD

 

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Bagikan Jika Bermanfaat
Share on Facebook
Facebook
3Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Pin on Pinterest
Pinterest
100
Posted in Pasar Saham Indonesia and tagged , , , , .