Diarysaham.com

Stock Minyak Amerika Serikat Turun Menyebabkan Harga Minyak Naik, IHSG 19 April 2018,

Stock Minyak Amerika Serikat Turun Menyebabkan Harga Minyak Naik

Harga minyak pada Kamis pagi meningkat cukup besar. Tingkat harga ini sudah mendekati tingkat harga tahun 2014. Artinya cukup tinggi.

Hal ini disebabkan salah satunya oleh turunnya stok minyak Amerika Serikat. Rabu waktu AS, Energy Information Administration (EIA) mengumumkan bahwa stok minyak AS turun sebanyak 1,1 juta barrel di minggu 13 April 2018, Stok sekarang berada pada posisi 427,57 juta barrel. Mendekati rata-rata 5 tahunan di posisi sekitar 420 juta barrel.

Harga minyak yang cukup tinggi sekarang ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu :

  1. Kerjasama OPEC dan Rusia untuk membatasi jumlah produksi minyak.
  2. Memanasnya situasi perang di Suriah dan belum selesainya perang di Yaman
  3. Berkurangnya produksi minyak Venezuela, sebuah negara yang sebenarnya memiliki cadangan minyak yang sangat besar. Bahkan hampir sama dengan Arab Saudi.

Harga minyak Brent pada Rabu kemarin mencapai sekitar US$ 73,93. Sedangkan harga minyak WTI sekitar US$ 68,91. Harga tertinggi sejak Desember 2014.

Arab Saudi sendiri memiliki target untuk meningkatkan harga minyak ke US$ 80. Pertama karena ARAMCO yang akan melakukan IPO. Harga minyak akan mempengaruhi harga IPO ARAMCO. Kedua demi untuk memperbaiki penerimaan negara.

Reuters

China Siap Menanggung Risiko Perang Dagang

China sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi risiko perang dagang dengan AS. Demikian pernyataan kementerian perdagangan China. Lebih lanjut dikatakan bahwa kenaikan tarif tidak akan berpengaruh banyak terhadap industri dalam negeri China.

Juru bicara kementerian Gao Feng, mengatakan bahwa jika AS bertujuan adalah menahan kemajuan China. Maka AS membuat kesalahan (dengan menetapkan tambahan tarif). Dalam sebuah konferensi pers rutin.

Saat ditanya mengenai, apakah China menganggap remeh ancaman Trump tentang perang dagang? Gao mengatakan bahwa sebaiknya pemerintah AS tidak mengabaikan kemampuan China untuk melakukan pembalasan.

Reuters

IHSG 19 April 2018

IHSG ditutup naik sebesar 0,56% ke level 6.355, total transaksi sekitar 7,08 triliun Rupiah dengan volume sekitar 93,34 juta lot saham yang ditransaksikan.

Asing mencatatkan net buy di seluruh pasar sekitar Rp.213 milyar

Rangking saham dengan peningkatan tertinggi (value):

  1. TKIM naik sebesar Rp. 1.225 ke Rp 9.000
  2. ITMG naik sebesar Rp. 950 ke Rp. 27.875
  3. UNVR naik sebesar Rp 525 ke Rp. 52.100

Rangking saham dengan peningkatan tertinggi (persentase):

  1. BINA naik 25% ke Rp.775
  2. INPS naik 24,61% ke Rp. 2.430
  3. TIFA naik 24,29% ke Rp. 266

Rangking saham dengan penurunan tertinggi (value)

  1. UNTR turun sebesar Rp. 575 ke Rp. 35.225
  2. FISH turun sebesar Rp. 300 ke Rp. 1.800
  3. PTBA turun sebesar Rp. 200 ke Rp 3.280

Rangking saham penurunan tertinggi (persentase):

  1. HDFA turun 23,36% ke Rp 164
  2. FISH turun 14,28% ke Rp 1.800
  3. PDES turun 13,46% ke Rp 1.125

SRIL mencatatkan volume transaksi tertinggi hari ini dengan volume 5,36 juta lot saham yang diperdagangkan. MYRX ada di posisi kedua dengan volume 5,2 juta lot saham diperdagangkan. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh RIMO dengan volume 5 juta lot saham diperdagangkan.

Nilai tertinggi perdagangan saham hari ini adalah ANTM yaitu sekitar Rp. 315,9 milyar nilai saham yang diperdagangkan. BBRI mencatatkan nilai kedua tertinggi yaitu sekitar Rp. 289,4 milyar dan PTBA menduduki posisi ketiga dengan nilai Rp. 241,7 milyar.

Frekuensi perdagangan tertinggi hari ini berurutan, LMAS (28.770 kali), TIFA ( 17.009 kali) dan JPRS (15.624 kali)

Rupiah melemah dan berakhir di posisi Rp. 13.778 dibandingkan dengan US$.

Indeks saham Nikkei Jepang naik sebesar 015% ke posisi 22.191

Indeks saham Hang Seng Hong Kong naik sebesar 1,4 % ke posisi 30.708

Jadwal Pembagian Deviden

ANTM, Cum Date 19 April 2018 ; Ex Date 20 April 2018 ; Pay Date 16 Mei 2018 ; Rp. 1,99

BOLT, Cum Date 19 April 2018 ; Ex Date 20 April 2018 ; Pay Date 14 Mei 2018 ; Rp. 32

LINK, Cum Date 19 April 2018 ; Ex Date 20 April 2018 ; Pay Date 15 Mei 2018 ; Rp. 119,64

ADHI, Cum Date 20 April 2018 ; Ex Date 23 April 2018 ; Pay Date 17 Mei 2018 ; Rp. 28,949

AUTO, Cum Date 20 April 2018 ; Ex Date 23 April 2018 ; Pay Date 11 Mei 2018 ; Rp. 33

PTRO, Cum Date 23 April 2018 ; Ex Date 24 April 2018 ; Pay Date 18 Mei 2018 ; US$ 0,0044

TINS, Cum Date 23 April 2018 ; Ex Date 24 April 2018 ; Pay Date 17 Mei 2018 ; Rp. 23,61

UNTR, Cum Date 23 April 2018 ; Ex Date 24 April 2018 ; Pay Date 15 Mei 2018 ; Rp. 611

MLBI, Cum Date 24 April 2018 ; Ex Date 25 April 2018 ; Pay Date 18 Mei 2018 ; Rp. 487

 

Saham Salah Harga

Ada beberapa saham yang menurut saya salah harga, dengan kriteria PBV dibawah satu dan PER di bawah sepuluh. Beberapa yang masuk ke dalam kategori

SOCI dengan PER 6,5 dan PBV 0,4 terlihat aktif hari ini. Volume perdagangan cukup tinggi dan sudah menembus resisten MA 100

Beberapa saham yang bisa diperhatikan untuk besok : INCO, PPRO

 

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Share jika Bermanfaat
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Author: Ronald Wan

@Pseudonym | Love To Read | Try To Write | Observant | email : [email protected]