IHSG

IHSG 17 April 2018, Ekonomi China Tumbuh 6,8 Persen di Kuartal Pertama

IHSG 17 April 2018, Ekonomi China Tumbuh 6,8 Persen di Kuartal Pertama

IHSG ditutup turun sebesar 0,02% ke level 6.285, total transaksi sekitar 6,1 triliun Rupiah dengan volume sekitar 102,2 juta lot saham yang ditransaksikan.

Asing mencatatkan net sell sekitar Rp.937,7 milyar

Rangking saham dengan peningkatan tertinggi (value):

  1. DSSA naik sebesar Rp. 2.075 ke Rp 12.475
  2. UNTR naik sebesar Rp. 1.550 ke Rp. 36.500
  3. JECC naik sebesar Rp 575 ke Rp. 6.200

Rangking saham dengan peningkatan tertinggi (persentase):

  1. INPS naik 25% ke Rp.1.950
  2. BWPT naik 24,78% ke Rp. 292
  3. PKPK naik 24,75% ke Rp. 252

Rangking saham dengan penurunan tertinggi (value)

  1. LPPF turun sebesar Rp. 250 ke Rp. 10.425
  2. YPAS turun sebesar Rp. 235 ke Rp. 750
  3. CPIN turun sebesar Rp. 190 ke Rp 3.650

Rangking saham penurunan tertinggi (persentase):

  1. YPAS turun 23,85% ke Rp 750
  2. PTIS turun 12,36% ke Rp 326
  3. HADE turun 12% ke Rp 66

CNKO mencatatkan volume transaksi tertinggi hari ini dengan volume 16,6 juta lot saham yang diperdagangkan. BWPT ada di posisi kedua dengan volume 8,7 juta lot saham diperdagangkan. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh SRIL dengan volume 7,7 juta lot saham diperdagangkan.

Nilai tertinggi perdagangan saham hari ini adalah BMRI yaitu sekitar Rp. 318 milyar nilai saham yang diperdagangkan. SRIL mencatatkan nilai kedua tertinggi yaitu sekitar Rp. 271,55 milyar dan BBCA menduduki posisi ketiga dengan nilai Rp. 270,6 milyar.

Frekuensi perdagangan tertinggi hari ini berurutan, GOLL (26.138 kali), CNKO ( 14.447 kali) dan BWPT (12.816 kali)

Rupiah menguat dan berakhir di posisi Rp. 13.753 dibandingkan dengan US$.

Indeks saham Nikkei Jepang naik sebesar 0,06% ke posisi 21.847

Indeks saham Hang seng Hong Kong turun sebesar 0,83 % ke posisi 30.062

Jadwal Pembagian Deviden

AALI, Cum Date 17 April 2018 ; Ex Date 18 April 2018 ; Pay Date 9 Mei 2018 ; Rp. 322

JSMR, Cum Date 17 April 2018 ; Ex Date 18 April 2018 ; Pay Date 11 Mei 2018 ; Rp. 60,63

ACST, Cum Date 18 April 2018 ; Ex Date 19 April 2018 ; Pay Date 9 Mei 2018 ; Rp. 58

ASGR, Cum Date 18 April 2018 ; Ex Date 19 April 2018 ; Pay Date 11 Mei 2018 ; Rp. 51

PTBA, Cum Date 18 April 2018 ; Ex Date 19 April 2018 ; Pay Date 11 Mei 2018 ; Rp. 318,5

 

Saham Salah Harga

Ada beberapa saham yang menarik perhatian saya dengan kriteria PBV dibawah satu dan PER di bawah sepuluh.

AISA sekarang ini memiliki PBV 0,5 dan PER 8,8

APLN sekarang ini memiliki PBV 0,5 dan PER 3,3

SOCI sekarang ini memiliki PBV 0,4 dan PER 6,2

 

Kinerja APBN Indonesia Bagus di Kuartal Pertama

APBN Indonesia menunjukkan kinerja yang bagus di kuartal pertama 2018. Penerimaan negara naik sebesar 12,7% menjadi Rp 333,8 triliun. Semua sumber penerimaan naik dua digit dibandingkan, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp. 244,5 triliun atau sekitar 17,6% dibanding dengan target APBN 2018.

Belanja negara hingga 31 Maret 2018 mencapai Rp. 419,6 triliun atau 18,9% dibanding dengan target.

Pencapaian ini menyebabkan defisit sebesar 0,58% atau Rp. 85,78 triliun. Jika dibandingkan dengan masa yang sama tahun lalu yaitu defisit 0,76%. Ini adalah sebuah penurunan. Apalai jika dibandingkan dengan defisit tahun 2016 yang mencapai 1,13%

Menurut kementerian keuangan ekonomi Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,2%, pada kuartal pertama.

Harian Kontan 17 April 2018

Ekonomi China Tumbuh 6,8% di kuartal pertama

China berhasil menorehkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8%. Pertumbuhan ini ditunjang oleh bertumbuhnya konsumsi ritel yang tercatat sebesar 10,1% di Maret 2018.

Pertumbuhan ekonomi China, 80 persen dihasilkan oleh konsumsi masyarakat. Suatu berita yang cukup bagus.

Di sisi lain, ekonom tetap mengkhawatirkan pertumbuhan ekonomi yang akan melambat. Dikarenakan oleh pemerintah China berusaha untuk mengurangi proyek infrastruktur pemerintah daerah. Dalam rangka menjaga agar utang bisa tetap terkontrol.

Selain itu adanya kekhawatiran menurunnya penjualan properti. Di tengah usaha pemerintah untuk mengetatkan syarat pembelian dalam usaha mengurangi spekulasi.

Selain konsumsi, ekspor China ke Amerika Serikat juga meningkat dengan baik. Tercatat pertumbuhan sebesar 14,8% dibandingkan dengan tahun lalu.

Reuters.com

 

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Bagikan Jika Bermanfaat
Share on Facebook
Facebook
1Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Pin on Pinterest
Pinterest
0
Posted in Pasar Saham Indonesia and tagged , , , , , .