IHSG

IHSG 9 April 2018, Cadangan Devisa China Naik dan Galaunya Posisi Xi Jinping

IHSG 9 April 2018, Cadangan Devisa China Naik dan Galaunya Posisi Xi Jinping

IHSG ditutup naik sebesar 1,15% ke level 6.246, total transaksi sekitar 6,5 triliun Rupiah dengan volume sekitar 121,7 juta lot saham yang ditransaksikan.

Asing mencatatkan net sell sekitar Rp.110,5 milyar

Rangking saham dengan peningkatan tertinggi (value):

  1. UNTR naik sebesar Rp. 2.275 ke Rp 34.475
  2. INTP naik sebesar Rp. 1.350 ke Rp. 18.850
  3. UNVR naik sebesar Rp 1.125 ke Rp. 51.900

Rangking saham dengan peningkatan tertinggi (persentase):

  1. GHON naik 50% ke Rp.1.755
  2. TDPM naik 50% ke Rp. 342
  3. TRIL naik 33,92% ke Rp. 75

Rangking saham dengan penurunan tertinggi (value)

  1. SONA turun sebesar Rp. 690 ke Rp. 3.200
  2. GDYR turun sebesar Rp. 320 ke Rp. 1.600
  3. SMGR turun sebesar Rp. 225 ke Rp 10.325

Rangking saham penurunan tertinggi (persentase):

  1. BUVA turun 17,95% ke Rp 402
  2. SONA turun 17,73% ke Rp 3.200
  3. GDYR turun 16,66% ke Rp 1.600

RIMO mencatatkan volume transaksi tertinggi hari ini dengan 6,7 juta lot saham yang diperdagangkan. MYRX ada di posisi kedua dengan 6,2 juta lot saham diperdagangkan. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh RBMS dengan 3,6 juta lot saham diperdagangkan.

Nilai tertinggi perdagangan saham hari ini adalah TLKM yaitu sekitar Rp. 428,6 milyar nilai saham yang diperdagangkan. BBCA mencatatkan nilai kedua tertinggi yaitu sekitar Rp. 231,2 milyar dan POOL menduduki posisi ketiga dengan nilai Rp.189,4 milyar.

Frekuensi perdagangan tertinggi hari ini berurutan, LPPS (15.802 kali), RBMS (14.240 kali) dan TLKM (9.872 kali)

Rupiah menguat dan berakhir di posisi Rp. 13.758 dibandingkan dengan US$.

Indeks saham Nikkei Jepang naik sebesar 0,51% ke posisi 21.678

Indeks saham Hang seng Hong Kong naik sebesar 1,29% ke posisi 30.299

Saham yang bisa diperhatikan esok hari antara lain, RMBS, TRAM dan BWPT

 

Cadangan Devisi China Naik

Cadangan Devisa China naik sebesar US$ 9 milyar menjadi US$ 3,143 triliun. Para ekonom yang di survey Reuters secara rata-rata berpendapat bahwa cadangan devisa China hanya akan naik sebesar US$ 6 milyar.

Galaunya Posisi Xi Jin Ping

Pemerintahan China yang dipimpin oleh Xi Jin Ping. Menghadapi posisi yang sulit setelah Trump memerintahkan kementerian perdagangan Amerika Serikat (AS) untuk membuat rencana tarif tambahan atas US$ 100 milyar. Diluar tarif yang sudah direncanakan sebelumnya, yaitu US$ 50 milyar atas barang barang yang berkaitan dengan teknologi

Baca “Trump Mengancam dan China siap membalas

China sedang dalam posisi yang sulit, pertama adalah karena nilai barang AS yang diimpor China tidak mencapai US$ 150 milyar. Sehingga jika China hendak membalas ancaman Trump, berarti mengenakan tarif atas seluruh produk AS yang diimpor senilai kurang lebih US$ 140 milyar.

China sendiri sudah mengatakan bahwa akan siap melawan tindakan apapun yang akan dilakukan oleh AS dengan segala risikonya.

Hal ini membuat pemerintah China dan Presiden Xi Jin Ping lebih sulit lagi. Di satu sisi, Xi yang baru saja memperkuat posisinya di pemerintahan China. Dan bisa menjadi presiden seumur hidup. Harus tetap terlihat kuat dan berani menghadapi Trump.

Di sisi lain Xi dan pemerintah China tentu tidak mau ekonomi negaranya hancur akibat perang dagang. Trump sendiri yakin bahwa China akan mengalah dalam negosiasi. Bloomberg

Mari kita tunggu perkembangan selanjutnya, pertarungan dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Dengan harapan AS dan China bisa mencapai kesepakatan agar tidak terjadi perang dagang skala penuh.

 

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Bagikan Jika Bermanfaat
Share on Facebook
Facebook
2Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Pin on Pinterest
Pinterest
0
Posted in Pasar Saham Indonesia and tagged , , , , .