IHSG

Pasar Saham 2 April 2018, BPS Umumkan Inflasi dan Harga Minyak Naik

Pasar Saham 2 April 2018, BPS Umumkan Inflasi dan Harga Minyak Naik

Pasar saham atau IHSG ditutup naik di akhir sesi sebesar 0,83% ke level 6240, total transaksi sekitar 5,2 triliun Rupiah dengan volume sekitar 72 juta lot saham yang ditransaksikan.

Asing mencatatkan net sell sekitar Rp.244 Milyar

Rangking saham dengan peningkatan tertinggi (value):

  1. GGRM naik sebesar Rp. 925 ke Rp 73.400
  2. UNVR naik sebesar Rp. 675 ke Rp. 50.200
  3. AALI naik sebesar Rp 500 ke Rp. 13.975

Rangking saham dengan peningkatan tertinggi (persentase):

  1. DYAN naik 34,06% ke Rp.122
  2. HELI naik 24,84% ke Rp. 392
  3. JSKY naik 24,66% ke Rp. 935

Rangking saham dengan penurunan tertinggi (value)

  1. INAF turun sebesar Rp. 900 ke Rp. 4.800
  2. NIKL turun sebesar Rp. 710 ke Rp. 4.090
  3. SMAR turun sebesar Rp. 610 ke Rp 4.020

Rangking saham penurunan tertinggi (persentase):

  1. HDFA turun 24,28% ke Rp 212
  2. RELI turun 22% ke Rp 234
  3. SMRU turun 16,66% ke Rp 500

RIMO mencatatkan volume transaksi tertinggi hari ini dengan 7 juta lot saham yang diperdagangkan. BUMI ada di posisi kedua dengan 5 juta lot saham diperdagangkan. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh MYRX dengan 4,8 juta lot saham diperdagangkan.

Nilai tertinggi perdagangan saham hari ini adalah BBRI yaitu sekitar Rp. 246 milyar nilai saham yang diperdagangkan. TLKM juga mencatatkan nilai yang cukup tinggi yaitu sekitar Rp. 233 milyar dan ASII menduduki posisi ketiga dengan nilai Rp.231 milyar.

Frekuensi perdagangan tertinggi hari ini berurutan, INPC (18.244 kali), DSFI (13.697 kali) dan GOLL (13.675 kali)

Rupiah menguat dan berakhir di posisi Rp. 13.749 dibandingkan dengan USD.

Indeks saham Nikkei Jepang turun sebesar 0.31% ke posisi 21.388

Indeks saham Hang seng Hong Kong tutup hari ini

Saham yang bisa diperhatikan esok hari antara lain, DYAN, INDY dam GOLL

 

BPS Umumkan Inflasi

Hari ini BPS, mengumumkan inflasi untuk bulan Maret 2018. Inflasi dari bulan ke bulan (Month to month) tercatat 0,2%. Sedangkan tahun ke tahun mencapai 3,4%.

Menurut Kepala BPS Suhariyanto tingkat inflasi ini masih tergolong terkendali. Secara total sejak Januari 2018 inflasi sudah mencapai 0,99% yang saya pikir maih cukup terkendali.

Inflasi inti year to year tercatat 2,67% sedangkan bulanan tercatat 0,19%

Dibandingkan dengan konsensus yang disusun oleh CNBC Indonesia, inflasi ini tergolong lebih tinggi. Konsensus ini menargetkan inflasi Maret sebesar 0,12% bulanan, tahunan 3,32% dan inflasi inti 2,68% secara tahunan.

Di berita yang disajikan Reuters, harga minyak dunia naik tipis. WTI naik sebesar 0,4% ke posisi USD 65,21. Hal ini disebabkan laporan penurunan jumlah rig yang operasional di Amerika Serikat. Sekarang ini total rig minyak yang operasional sekitar 797 unit.

China menetapkan tarif sebesar 25% untuk 128 produk ekspor AS. Termasuk di dalamnya daging babi beku, wine, sejumlah buah dan kacang-kacangan. Hal ini dilakukan untuk membalas AS yang meningkatkan tarif impor produk aluminium dan besi baja.

Namun sampai saat ini perundingan antara AS dan China tetap berlangsung. Perundingan yang bisa menentukan apakah akan terjadi perang dagang atau tidak.

 

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Bagikan Jika Bermanfaat
Posted in Saham Indonesia.