Kalau Investasi Hanya “Katanya”, Mau Untung Bisa Jadi Buntung

Kalau Investasi Hanya Katanya, Mau Untung Bisa Jadi Buntung

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak terjadi kita melakukan sesuatu karena mendengar pendapat orang. Banyak hal positif yang bisa kita dapatkan dari mendengarkan pendapat orang lain. Namun di lain sisi banyak juga hal yang dikatakan oleh orang lain itu hanya berdasarkan gosip yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Untuk itu sebaiknya kita tetap waspada dan telaah lebih lanjut tentang apa yang dikatakan orang lain. Jika perlu cari referensi lainnya, apakah betul begitu?

Warren Buffet, seorang investor dan salah satu orang paling kaya di dunia. Mengatakan, bahwa dalam melakukan investasi kita harus tahu apa yang kita lakukan.

Pembicaraan dengan beberapa kawan, sering terjadi bahwa mereka melakukan investasi hanya berdasarkan “katanya”. Dalam arti mereka sama sekali atau minim sekali pengetahuannya tentang investasi yang dilakukan.

Misalnya terjun ke investasi saham. Menurut teman-teman kawan ini, saham perusahaan A bagus dan prospektif. Harga akan meningkat tinggi. Langsung saja kawan saya ini membuka akun dan membeli saham tersebut.

Ternyata saham itu anjlok dan kawan saya menderita kerugian yang lumayan. Kalau ditelaah, mungkin saja saham itu saham gorengan. Atau bisa saja saham itu saham yang sudah naik tinggi sekali, sehingga kemungkinan koreksi cukup besar. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi.

Minimal seharusnya yang kita lakukan adalah mencari tahu tentang saham A. Bagaimana pendapat para analis tentang saham ini. Jika rekomendasi para analis beli, maka berapa target harga yang disarankan. Kalau harga sudah melebihi target atau sudah mendekati target, sebaiknya jangan dibeli.

Lebih baik lagi belajar tentang investasi saham. Cari bukunya dan pelajari, ikut seminar jika memang tertarik. Sehingga punya pengetahuan tentang bagaimana melakukan perdagangan saham, memilih saham potensial, risiko dalam perdagangan saham dan lain lain. Setelah itu belajar dengan modal kecil. Tujuannya adalah kita melakukan investasi bukan spekulasi.

Mendengarkan “katanya” tanpa mencari tahu tentang investasi yang akan dilakukan. Kemungkinan besar bisa menyebabkan kita menjadi korban investasi bodong. Karena kalau hanya “katanya” semua investasi bodong itu tidak ada yang jelek. Menjanjikan keuntungan yang luar biasa, tetapi biasanya tidak ada yang menjelaskan. Bagaimana risikonya, model bisnisnya secara rinci bagaimana sehingga bisa menghasilkan untung yang sangat luar biasa dan lainnya.

Tahu yang Anda lakukan akan bisa mengurangi risiko dalam berinvestasi. Jika hanya “katanya” dalam arti Anda tidak mengetahui secara jelas tentang investasi yang akan Anda lakukan. Sebaiknya jangan melakukan investasi. Ingin untung bisa jadi buntung!

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Ronald Wan

Diarysaham.com

Bagikan Jika Bermanfaat
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Pin on Pinterest
Pinterest
0
Posted in Artikel Ekonomi lain and tagged , , , .