IHSG

Pasar Saham 27 Maret 2018, Perang Dagang Mungkin Tertunda

Pasar Saham 27 Maret 2018

Pasar saham atau IHSG ditutup menguat tipis 0.14% ke level 6209, total transaksi sekitar 6,5 triliun Rupiah dengan volume sekitar 89 juta lot saham yang ditransaksikan. Posisi tertinggi IHSG hari ini adalah 6274

Asing mencatatkan net sell sekitar Rp.855 Milyar

Rangking saham dengan peningkatan tertinggi (value):

  1. INAF naik sebesar Rp. 790 ke Rp 5.000
  2. NIKL naik sebesar Rp. 630 ke Rp. 3.700
  3. ITMG naik sebesar Rp 525 ke Rp. 29.575

Rangking saham dengan peningkatan tertinggi (persentase):

  1. HELI naik 70 % ke Rp.187
  2. PKPK naik 34,37% ke Rp. 172
  3. MGNA naik 34,28% ke Rp. 94

Rangking saham dengan penurunan tertinggi (value)

  1. MKPI turun sebesar Rp. 850 ke Rp. 27.000
  2. UNVR turun sebesar Rp. 350 ke Rp. 50.000
  3. MAPI dengan turun sebesar Rp. 300 ke Rp 7.500

Rangking saham peningkatan tertinggi (persentase):

  1. RELI turun 20,1% ke Rp 310
  2. OASA turun 15,56% ke Rp 282
  3. TBMS turun 15,46% ke Rp 1175

 

MYRX hari ini masih mencatatkan transaksi terbesar secara volume dengan 5 juta lot saham yang ditransaksikan. IIKP hanya kalah tipis dengan volume 4,8 juta lot saham dan posisi ketiga dipegang oleh RIMO dengan volume 4,6 juta lot saham.

Nilai tertinggi perdagangan saham hari ini adalah UNTR yaitu sekitar Rp. 382 milyar yang diperdagangkan. TLKM juga mencatatkan nilai yang cukup tinggi yaitu sekitar Rp. 380 milyar, naik sekitar Rp 2 milyar dibanding kemarin dan BBRI mengikuti pada posisi ketiga dengan nilai sekitar Rp. 370 milyar.

Frekuensi perdagangan tertinggi hari ini berurutan, LPPS (10.668 kali), BBRI (10.312 kali) dan TLKM (10.000 kali)

Rupiah melemah dan berakhir di posisi Rp. 13.737 dibandingkan dengan USD.

Indeks saham Nikkei Jepang naik cukup tinggi yaitu  sebesar 2,32% ke posisi 21.248

Indeks saham Hang seng Hong Kong juga naik lumayan sebesar 1,1% ke posisi 30.884

Perang dagang mungkin tertunda

Pasar saham Indonesia dan dunia sedikit bernafas lega. China dan AS telah mulai mengadakan pembicaraan tentang defisit perdagangan antar dua negara. Hal ini bisa membantu dalam mengurangi kemungkinan terjadinya perang dagang skala penuh.

Perang dagang yang kemungkinan besar akan merugikan ekonomi dunia. Biar bagaimanapun kedua negara AS dan China adalah dua kekuatan ekonomi terbesar dunia. Ibaratnya kalau mereka bersin, efeknya bisa terasa sampai ke Indonesia.

 

Salam

Hanya Sekadar Berbagi

Diarysaham.com

Bagikan Jika Bermanfaat
Share on Facebook
Facebook
0Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Pin on Pinterest
Pinterest
0
Posted in Saham Indonesia Hari ini and tagged , , , .